Apa perbedaan antara shortening, margarin lunak, margarin meja, dan margarin puff pastry?
Tentu! Mari kita telusuri perbedaan di antara berbagai jenis lemak yang digunakan dalam memasak dan memanggang.
1. Lemak padat (mesin pemeras lemak padat):
Shortening adalah lemak padat yang terbuat dari minyak nabati terhidrogenasi, biasanya minyak kedelai, biji kapas, atau minyak sawit. Kandungan lemaknya 100% dan tidak mengandung air, sehingga bermanfaat untuk aplikasi pembuatan kue tertentu di mana keberadaan air dapat mengubah tekstur produk akhir. Berikut beberapa karakteristik utama shortening:
Tekstur: Lemak padat (shortening) berbentuk padat pada suhu ruangan dan memiliki tekstur yang halus dan lembut.
Rasa: Memiliki rasa netral, sehingga cocok untuk berbagai resep tanpa memberikan rasa yang khas.
Fungsi: Lemak padat (shortening) umumnya digunakan dalam pembuatan kue untuk menghasilkan kue kering, biskuit, dan kulit pai yang lembut dan renyah. Titik lelehnya yang tinggi membantu menciptakan tekstur yang mudah hancur pada makanan yang dipanggang.
Stabilitas: Memiliki masa simpan yang lama dan dapat tahan terhadap suhu tinggi tanpa rusak, sehingga cocok untuk menggoreng dan menumis. (mesin shortening)
2. Margarin Lembut (mesin margarin):
Margarin lunak adalah lemak oles yang terbuat dari minyak nabati yang telah dihidrogenasi sebagian untuk mencapai keadaan semi-padat. Biasanya mengandung air, garam, pengemulsi, dan terkadang tambahan perasa atau pewarna. Berikut adalah karakteristiknya:
Tekstur: Margarin lunak mudah dioleskan langsung dari lemari es karena konsistensinya yang semi-padat.
Rasa: Tergantung pada merek dan formulasinya, margarin lunak dapat memiliki rasa yang lembut hingga sedikit seperti mentega.
Fungsi: Sering digunakan sebagai pengganti mentega untuk dioleskan pada roti, roti panggang, atau biskuit. Beberapa varietas juga cocok untuk memasak dan memanggang, meskipun mungkin tidak sebaik shortening dalam aplikasi tertentu.
Stabilitas: Margarin lunak mungkin kurang stabil pada suhu tinggi dibandingkan dengan shortening, yang dapat memengaruhi kinerjanya dalam menggoreng atau memanggang.
3. Margarin Meja (mesin margarin):
Margarin meja mirip dengan margarin lunak tetapi diformulasikan secara khusus agar lebih menyerupai rasa dan tekstur mentega. Biasanya mengandung air, minyak nabati, garam, pengemulsi, dan perisa. Berikut adalah karakteristiknya:
Tekstur: Margarin meja bertekstur lembut dan mudah dioleskan, mirip dengan mentega.
Rasa: Biasanya diformulasikan agar memiliki rasa seperti mentega, meskipun rasanya dapat bervariasi tergantung pada merek dan bahan yang digunakan.
Fungsi: Margarin meja terutama digunakan sebagai pengganti mentega untuk dioleskan pada roti, roti panggang, atau kue. Beberapa varietas mungkin juga cocok untuk memasak dan memanggang, tetapi sekali lagi, kinerjanya dapat bervariasi.
Stabilitas: Seperti margarin lunak, margarin meja mungkin tidak stabil pada suhu tinggi seperti shortening, sehingga mungkin tidak ideal untuk menggoreng atau memanggang pada suhu tinggi.
4. Margarin untuk Kue Puff (mesin margarin & tabung penampung):
Margarin puff pastry adalah lemak khusus yang digunakan khusus dalam pembuatan puff pastry. Formulasinya dirancang untuk menciptakan lapisan dan tekstur renyah yang menjadi ciri khas puff pastry. Berikut karakteristiknya:
Tekstur: Margarin puff pastry padat dan kencang, mirip dengan shortening, tetapi memiliki sifat khusus yang memungkinkannya untuk membentuk lapisan (laminasi) di dalam adonan kue selama proses menggulung dan melipat.
Rasa: Biasanya memiliki rasa netral, mirip dengan mentega putih, untuk memastikan tidak mengganggu rasa kue kering yang dihasilkan.
Fungsi: Margarin puff pastry digunakan secara eksklusif dalam pembuatan adonan puff pastry. Margarin ini dilapiskan di antara adonan selama proses penggilingan dan pelipatan, sehingga menciptakan tekstur berlapis yang khas saat dipanggang.
Stabilitas: Margarin untuk puff pastry harus memiliki keseimbangan yang tepat antara kekenyalan dan plastisitas agar tahan terhadap proses menggulung dan melipat tanpa pecah atau meleleh terlalu cepat. Margarin perlu mempertahankan integritasnya selama proses pemanggangan untuk memastikan lapisan dan pengembangan kue yang tepat.
Singkatnya,
Meskipun shortening, margarin lunak, margarin meja, dan margarin puff pastry semuanya merupakan lemak yang digunakan dalam memasak dan memanggang, ketiganya memiliki karakteristik yang berbeda dan cocok untuk aplikasi kuliner yang berbeda. Shortening terutama digunakan dalam memanggang karena titik lelehnya yang tinggi dan kemampuannya untuk menciptakan tekstur yang lembut dan berlapis. Margarin lunak dan margarin meja adalah lemak oles yang digunakan sebagai pengganti mentega, dengan margarin meja sering diformulasikan untuk meniru rasa mentega dengan lebih dekat. Margarin puff pastry adalah lemak khusus yang digunakan secara eksklusif dalam produksi puff pastry untuk menciptakan tekstur berlapis dan renyah yang khas.
Waktu posting: 12 April 2024




