Ada pertanyaan? Hubungi kami: +86 311 6669 3082

Penerapan Lemak Padat

Penerapan Lemak Padat

 

Lemak padat (shortening) adalah jenis lemak padat yang terbuat terutama dari minyak nabati atau lemak hewan, dinamakan demikian karena bentuknya yang padat pada suhu ruangan dan teksturnya yang halus. Lemak padat banyak digunakan di berbagai bidang seperti pembuatan roti, penggorengan, pembuatan kue, dan pengolahan makanan, dan fungsi utamanya adalah untuk meningkatkan rasa dan tekstur makanan dengan mengubah sifat fisik adonan.

 

1.Bahan-bahan dan produksi shortening

Lemak padat (shortening) terutama terdiri dari minyak nabati terhidrogenasi, minyak terhidrogenasi sebagian, dan minyak terhidrogenasi sepenuhnya. Hidrogenasi mengubah minyak nabati cair menjadi padat, sehingga memiliki stabilitas dan umur simpan yang baik. Dalam proses produksi, kekerasan dan titik leleh lemak padat dapat disesuaikan dengan mengontrol tingkat hidrogenasi, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan produksi berbagai makanan.

 

2.Penggunaan shortening dalam pembuatan kue.

Roti dan kue

面包

Fungsi utama shortening dalam pembuatan kue adalah untuk meningkatkan kelembutan dan kelenturan adonan. Karena shortening tidak mengandung air, ia mengurangi pembentukan gluten dalam adonan saat membuat roti dan kue, sehingga produk yang dipanggang menjadi lebih mengembang. Terutama saat membuat kue, shortening dapat membantu mengocok adonan dan menciptakan tekstur yang lebih ringan, menghasilkan produk akhir yang lebih mengembang.

Kue kering dan kue pastri

饼干

Aplikasi penting lainnya dari shortening adalah dalam pembuatan kue kering dan kue-kue pastri. Saat membuat kue kering, shortening dapat secara efektif menghentikan pembentukan gluten dalam tepung, yang membuat kue kering terasa lebih renyah. Untuk produk pastri, seperti kue Danish dan croissant, efek pelapisan shortening sangat signifikan. Dengan menambahkan shortening ke dalam adonan, melipatnya, dan menggulungnya, akhirnya dipanggang dengan lapisan pastri yang renyah.

 

3.Penggunaan lemak padat dalam menggoreng

油炸食品

Lemak padat juga banyak digunakan dalam penggorengan, terutama dalam pengolahan makanan industri. Karena lemak padat memiliki stabilitas yang lebih tinggi dan titik asap yang lebih tinggi, lemak padat dapat dipertahankan pada suhu tinggi untuk waktu yang lebih lama tanpa rusak. Oleh karena itu, lemak padat sering digunakan dalam pembuatan kentang goreng, ayam goreng, donat, dan makanan lainnya. Lemak padat dapat dengan cepat membentuk lapisan luar berwarna keemasan selama proses penggorengan, dan mengurangi jumlah penyerapan minyak, sehingga mempertahankan kerenyahan dan rasa makanan.

 

4.Penerapan shortening dalam pengolahan makanan

冷冻食品

Lemak padat (shortening) tidak hanya populer dalam pembuatan kue rumahan, tetapi juga memainkan peran penting dalam industri makanan. Misalnya, saat memproses makanan beku cepat, penambahan lemak padat dapat mencegah perubahan tekstur makanan akibat pembekuan air selama proses pembekuan. Selain itu, lemak padat juga banyak digunakan dalam pengganti krim, margarin, dan beberapa makanan ringan. Lemak padat tidak hanya dapat memperpanjang umur simpan produk, tetapi juga mempertahankan penampilan dan rasa produk.

 

5.Dampak kesehatan dari shortening dan alternatifnya

反式脂肪

Meskipun shortening memiliki banyak keuntungan dalam persiapan makanan, efek kesehatannya juga telah menimbulkan kekhawatiran yang meluas. Shortening terhidrogenasi parsial tradisional mengandung lemak trans, yang telah dikaitkan dengan masalah kesehatan seperti penyakit kardiovaskular. Akibatnya, dalam beberapa tahun terakhir industri makanan secara bertahap mengurangi penggunaan minyak terhidrogenasi parsial dan beralih ke minyak terhidrogenasi penuh, minyak sawit, atau alternatif shortening berbasis minyak nabati lainnya. Alternatif ini memiliki risiko kesehatan yang lebih rendah sambil tetap mempertahankan tekstur dan rasa makanan.

 

6.Tren perkembangan pemendekan di masa depan

健康家庭

Seiring meningkatnya permintaan konsumen akan makanan yang lebih sehat, produksi dan penggunaan shortening juga berubah. Shortening di masa depan mungkin akan lebih banyak menggunakan minyak nabati alami dan bahan-bahan sehat lainnya, mengurangi atau bahkan menghilangkan lemak trans sepenuhnya. Selain itu, industri makanan mungkin akan mengembangkan shortening yang lebih fungsional, seperti produk dengan tambahan asam oleat yang sehat atau asam lemak bermanfaat lainnya. Perbaikan ini akan membantu meningkatkan citra shortening yang sehat sekaligus memenuhi persyaratan kualitas makanan yang lebih tinggi dari konsumen modern.

 

Kesimpulan

Penggunaan shortening yang luas dalam pembuatan kue, penggorengan, dan pengolahan makanan telah menjadikannya bahan yang tak tergantikan dalam industri makanan modern. Meskipun efek kesehatannya menjadi perhatian, shortening akan terus memainkan peran penting dalam produksi makanan di masa depan melalui peningkatan teknologi dan penyesuaian komposisi. Sembari menikmati makanan lezat, konsumen juga harus memperhatikan perubahan bahan-bahan sehatnya agar dapat membuat pilihan diet yang lebih tepat.


Waktu posting: 11 September 2024