Analisis dan prospek pasar shortening.
Lemak padat (shortening) adalah jenis lemak padat yang digunakan dalam pengolahan makanan di mana komponen utamanya adalah minyak nabati atau lemak hewani. Lemak padat banyak digunakan dalam pembuatan kue, penggorengan, dan bidang pengolahan makanan lainnya, tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kerenyahan dan cita rasa makanan. Dengan perkembangan industri makanan global, industri lemak padat juga tumbuh dan menunjukkan tren diversifikasi dan peningkatan kualitas.
Gambaran umum pasar shortening global
Pasar shortening global telah menunjukkan tren pertumbuhan yang stabil dalam beberapa tahun terakhir, dan skala pasarnya telah meluas dari tahun ke tahun. Menurut laporan riset pasar, pendorong utama pasar shortening global adalah meningkatnya permintaan akan produk roti, perkembangan pesat industri pengolahan makanan, dan keinginan konsumen akan makanan berkualitas tinggi. Terutama di pasar negara berkembang, seperti kawasan Asia-Pasifik, Amerika Latin, dan tempat-tempat lain, dengan perkembangan ekonomi dan peningkatan standar hidup, konsumsi produk roti dan makanan cepat saji telah meningkat secara signifikan, yang selanjutnya mendorong perluasan pasar shortening.
Tren dan tantangan industri
1. Kesehatan dan nutrisi: Dengan semakin populernya konsep makan sehat, konsumen menjadi waspada terhadap shortening yang mengandung asam lemak trans dan lemak jenuh. Untuk itu, industri terus mengembangkan dan mempromosikan produk shortening rendah asam lemak trans dan rendah lemak jenuh, seperti penggunaan minyak sawit, minyak bunga matahari, minyak kedelai, dan bahan baku lainnya untuk menggantikan lemak hewani tradisional.
2. Perlindungan lingkungan dan keberlanjutan: Banyak produsen shortening mulai fokus pada perlindungan lingkungan dan keberlanjutan, dengan mengoptimalkan proses produksi, mengurangi emisi karbon, dan mengadopsi sumber energi terbarukan untuk mencapai produksi hijau. Misalnya, pengelolaan rantai pasokan minyak sawit yang berkelanjutan telah menjadi fokus industri.
3. Inovasi teknologi: Teknologi pengolahan canggih telah banyak digunakan dalam produksi shortening, seperti modifikasi enzimatik, ekstraksi fluida superkritis, distilasi molekuler, dan teknologi lainnya, yang meningkatkan kualitas produk dan efisiensi produksi.
Peralatan pengolahan shortening
Produksi shortening melibatkan banyak tahapan proses yang rumit dan membutuhkan peralatan yang lebih canggih. Peralatan utama meliputi:
1. Peralatan pemurnian minyak: termasuk peralatan untuk proses penghilangan getah, pendeasidifikasian, penghilangan warna, penghilangan bau, dan proses lainnya, yang digunakan untuk menghilangkan kotoran dan bau tidak sedap pada minyak mentah, serta meningkatkan kualitas minyak.
2. Peralatan hidrogenasi: Minyak nabati cair diubah menjadi lemak padat atau semi-padat melalui proses hidrogenasi katalitik untuk meningkatkan stabilitas dan daya tahan minyak.
3. Peralatan kristalisasi dan pendinginan: digunakan untuk mengontrol proses kristalisasi lemak untuk membentuk struktur kristal ideal guna meningkatkan sifat fisik dan stabilitas shortening (penukar panas permukaan tergores, SSHE).
4. Peralatan pencampuran dan homogenisasi: mencampur berbagai jenis minyak dan lemak, dan menghomogenisasi produk untuk memastikan stabilitas kualitas (mesin rotor pin).
5. Peralatan pengemasan: digunakan untuk mengemas shortening jadi, bentuk umum meliputi karton, kaleng logam, ember plastik, dll., untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang berbeda.
Prospek masa depan
Di masa depan, seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi serta perubahan permintaan konsumen, industri shortening akan terus berkembang ke arah kesehatan, perlindungan lingkungan, dan kecerdasan. Pengembangan bahan baku baru, penerapan proses produksi ramah lingkungan, dan popularisasi teknologi manufaktur cerdas akan membawa lebih banyak peluang dan tantangan bagi industri shortening. Perusahaan perlu mengikuti tren pasar dan terus berinovasi untuk memenuhi permintaan pasar global akan produk shortening berkualitas tinggi. Shortening adalah jenis lemak padat yang digunakan dalam pengolahan makanan di mana komponen utamanya adalah minyak nabati atau lemak hewani. Shortening banyak digunakan dalam pembuatan kue, penggorengan, dan bidang pengolahan makanan lainnya, tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan kerenyahan dan rasa makanan. Dengan perkembangan industri makanan global, industri shortening juga tumbuh dan menunjukkan tren diversifikasi dan peningkatan kualitas.
Waktu posting: 04 Juni 2024

